Bubble Radar — Peta Mahal × Rapuh

Sumbu kerapuhan pelengkap Crash Radar. Signature bubble IDX = harga meninggalkan valuasi, dua tier: re-rating inti indeks (sistemik, QoQ big-cap) + dislokasi gorengan/tail. Kerangka EWS HPS Research + 7-Tahap Bubble.
Memuat Bubble Radar…

Peta 2 Dimensi

Posisi pasar: stres makro (×) terhadap kerapuhan (froth)

Sumbu-X = severity Crash Radar v3 (seberapa "mahal"/stres makro). Sumbu-Y = froth Bubble Radar (seberapa "rapuh"/over-leverage). Kuadran memberi konteks: euforia vs deleveraging.

Posisi Siklus

7-Tahap Siklus Bubble (HPS Research)

Catatan metodologi & layer pending
  • Re-rating inti indeks (tier sistemik): ekspansi multiple antar-kuartal pada top-25 market-cap ber-beta ≥0,6 thd IHSG — rasio harga ÷ rasio TTM-earnings kuartalan (fallback PBV utk bank/loss-maker). Level premium bukan bubble (BBCA sah premium bertahun-tahun) — ekspansi rasionya yang diukur, dibandingkan lintas sektor.
  • Dislokasi gorengan/tail (BUMI '08, GOTO '21, BREN/CUAN/TPIA '23): harga per-saham lari dari valuasi, tema apa pun. Naik tinggi dengan earnings yang ikut TIDAK di-flag — hanya harga yang meninggalkan valuasinya (PE negatif / ≥2,5× peer sektor).
  • Leverage/margin (Lapisan 3): axis dinonaktifkan sementara — dataset publik margin outstanding market-wide belum ada (riset Jul 2026); diaktifkan kembali saat seri proxy tersedia (IDX POJK 6/2024 Ps.15(4), KSEI SRE 008, PEI). Real-time di HPX CRM on-premise.
  • Foreign net flow (sinyal distribusi): perlu sumber IDX.